RSS

Kupas tuntas Android Honeycomb tablet

17 Aug

 

 

Android Honeycomb yang gue coba pakai untuk review ini : eee-pad Transformer besutan dari Asus

Review yang akan gw kemukakan di post ini khusus mengenai Operating System Honeycomb saja, bukan dari eee-pad Transformer-nya Asus.

1.User Interface
User Interface Honeycomb sangat berbeda dari versi android untuk handphone. Tampilan lebih jernih dan ada rotating animation yang lebih smooth dari iPad. Rotating animation ini baru dimunculkan pada versi Honeycomb karena dari sisi Hardware, gadget lebih mumpuni untuk memproses animasi tersebut. Perlu dicatat, semua tablet Honeycomb yang beredar di pasaran saat ini menggunakan prosesor ARMv7 dual core dari GPU Nvidia Tegra 2 clock speed 1 GHz

1.a. Home Screen
Home Screen Honeycomb sudah mensupport scrollable widget, serta ada satu lagi yang bernama flip card widget. Bentuknya seperti kartu yang disusun vertikal, kemudian kita bisa scrolling satu demi satu untuk melihat preview dari tiap item. Aplikasi yang sudah mensupport widget ini out of the box adalah Google Market dan News 360.

1.b. Menu
Ada 2 Menu yang patut menjadi sorotan di tablet Honeycomb ini. Pertama ada Application menu yang pada launcher bawaan Honeycomb diletakkan pada pojok kanan atas. Dalam Application menu ini grid tampilan mirip seperti TW Launcher milik Samsung, modelnya sliding ke samping. Yang kedua adalah in application menu, home button, quick setting, recent apps dan notifications yang diletakkan di bawah, sejajar dengan clock. Hebatnya, dalam posisi fullscreen app pun seperti game Asphalt 6, semua menu ini masih dapat diakses. Jadi, kita bisa nge game tanpa takut ketinggalan informasi penting!

Untuk lebih jelasnya, Lihat video demo UI dari Honeycomb ini !

2.Hardware
2.a. Spesialisasi untuk edisi honeycomb pertama.
Versi android Honeycomb seperti yang sudah saya tuliskan di atas tadi dibuat khusus dengan processor ARMv7  dengan clock speed 1 GHz Dual Core dari GPU Nvidia Tegra 2. Kemampuan ya jangan di tanya! Para gamer tentu tahu bahwa Nvidia ini pelopor dalam kartu Grafis untuk menciptakan gambar 3 Dimensi yang halus dengan kemampuan menampilkan frame by frame yang luar biasa. Tapi jangan lupa, Nvidia selalu dapat membuat breakthrough dalam kartu grafis, namun selalu gagal menjadi yabg terbaik. Contoh nyata saat ini, Samsung Galaxy S II dengan kartu grafis Exynos mengalahkan jauh score Nvidia Tegra2 dalam benchmark menggunakan apps Antutu Benchmark Tools.

Sisanya, kita tinggal memilih kelengkapan gadget sesuai dengan kebutuhan kita. Ada tablet Honeycomb yang tidak menyediakan slot Micro SD walaupun sudah mempunyai konektifitas 3G, ada juga yang full kapabilitas termasuk Micro SD, USB dan HDMI port. Semua tergantung pilihan dari kebutuhan lifestyle anda.

2.b. Performa.
Overall perfomance Android Honeycomb ini sangat memuaskan. Menurut gw, kita bisa personalized tablet kita sesuai dengan yang kita inginkan. Mau kerja, gaming, social media atau menggabungkan semuanya, kita bisa lakukan dengan tablet Honeycomb ini.
Battery Life cukup Ok! Kalau gw mainin non stop dari batere full, 8 jam lebih baru habis. Ini dengan catatan performa gw “siksa” ya. Seperti ngegame non stop dan main multi player pula! Kalau daily usage, believe it or not, gw pernah sampe 1 hari 9 jam baru ngecas lagi!

3. User Experience.
Not much to say, sorry Apple.
Mengoperasiin Android Honeycomb ini berasa pengen nginjek nginjek tablet kebanggaan Apple!

Ga percaya?  Silahkan coba sendiri😉

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: